Surah Al-Luqman (31) Ayat 12-19
Artinya : "Dan sungguh, telah Kami berikan hikmah
kepada Lukman, yaitu "Bersyukurlah kepada Allah ! Dan barang siapa
bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri
; dan barang siapa tidak bersyukur ((kufur), maka sesungguhnya Allah Mahakaya,
Maha Terpuji".
Ayat 12 memguraikan
tentang salah seorang yang bernama Luqman yang dianugerahi oleh Allah SWT
hikmah. Para ulama mengajukan aneka keterangan tentang makna hikmah antar lain
bahwa hikmah berarti " mengetahui yang paling utama dari segala sesuatu,
baik pengetahuan maupun perbuatan. Ia adalah ilmu amaliah dan amal
ilmiah". Kata syukur terambil dari kata syakara yang maknanya pujian atas
kebaikan. Syukur manusia kepada Allah dimulai dengan menyadari dari lubuk
hatinya yang terdalam betapa besar nikmat dan anugerah-Nya, disertai dengan
ketundukan dan kekaguman yang melahirkan rasa cinta kepada-Nya.
Artinya : " Dan (ingatlah) ketika Lukman berkata kepada
anaknya, ketika dia memberi pelajaran kepadanya, "Wahai anakku ! Janganlah
engkau mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah
benar-benar kezaliman yang besar"
Artinya : "Dan kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat
baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandung dalam keadaan lemah
yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah
kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu".
Artinya :"Dan jika keduanya memaksamu untuk
mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai ilmu tentang
itu, maka janganlah engkau menaati keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia
dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku. Kemudian hanya kepada-Ku
tempat kembalimu, maka akan Aku beritahukan kepadamu apa yang telah kamu
kerjakan".
Artinya :"(Lukman berkata), "Wahai anakku!
Sungguh, jika jika ada (sesuatu perbutan) seberat biji sawi, dan berada dalam
batu atau di langit atau di bumi, niscaya Allah akan memberinya (balasan).
Sesungguhnya Allah Mahahalus, Mahateliti".
Artinya :"Wahai anakku! Laksanakanlah salat dan
suruhlah (manusia) berbuat yang makruf dan cegahlah (mereka) dari yang mungkar
dan bersabarlah terhadap apa yang menimpamu, sesungguhnya yang demikian itu
termasuk perkara yang penting".
Artinya : "Dan
janganlah kamu memalingkan wajah dari manusia (karena sombong) dan janganlah
berjalan dibumi dengan akuh. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang
sombong dan membanggakan diri".
Artinya : "Dan sederhanakanlah dalam berjalan dan
lunakkanlah suaramu, Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara
keledai".
Tafsir surah Al-Luqman ayat 12-19 merupakan inti dari
kurikulum pendidikan islam. Kurikulum pendidikan islam merupakan satu komponen
pendidikan agama berupa alat untuk mencapai tujuan. Syarat kurikulum pendidikan
islam adalah :
1. Akidah
2. Syariah
3. Muamal
0 komentar:
Posting Komentar